Terlelap oleh keindahan kota Sydney, gue pun melewatkan sahur dan terbangun jam 10. Karena sebenernya tujuan utama hanya nonton United, gue habiskan 2 jam gue selanjutnya di hotel dengan nonton tv. Sekitar jam 12 gue bersiap untuk pergi ke Opera House, tempat para Red Army berkumpul.

Sebelum ke Opera House, gue pun pergi ke departemen store di kawasan CBD buat beli oleh-oleh keluarga, soalnya malam jam 2 malam udah harus di Sydney airport buat check in dan pertandingan selesai jam 11 malam, jadi gak ada waktu lagi nanti. 



Seusai dari CBD, gw langsung ke Opera. Sesampainya disana, ternyata Opera House bagian timur udah berganti jadi warna merah. Fans United pun terlihat dimana-mana. 


Setelah berkumpul dan jalan-jalan. jam 5 sore gue kembali ke hotel buat menyiapkan diri melihat langsung para idola gue berlaga sebelum akhirnya langsung meluncur ke ANZ pukul 7. 


Sekitar jam 7.30, akhirnya gate dibuka dan kita siap buat masuk ke ANZ. Seblumnya gue mampir ke United Marchendise dan beli beberapa barang. Gue beli topi United 2 buah dan juga jersey ori plus slayer United Asia Tour, total gue habis 275 AUD buat semua itu.  



 



Setelah masuk, kick off pun dimulai jam 9 tepat.







Pertandingan usai dan gue pun bergegas kembali ke hotel. Sekitar pukul 11.30 gue nyampai hotel dan langsung packing semua barang-barang gue. Gak ada waktu lagi sebab jam 2 udah harus check in. usai memastikan gak ada yang tertinggal, akhirnya berangkat ke airport dan bersiap pulang ke tanah air.

Yeah, that’s my single fighter experience in Sydney. Disana lah gue sadar gimana rasanya terburu-buru dengan perasaan campur aduk takut gak bisa balik ke Indonesia. But it’s still a fantastic journey. 

Thanks for your kindness, Sydney.