United in Sydney – Prolog
Saat gue denger United Asia tour 2013 bakal ke Thailand dan Australia, gue langsung ngumpulin receh agar bisa liat tim idola gue ini.  Awalnya gue berniat buat nonton di Thailand, soalnya dari segi akomodasi dan lainnya jauh lebih murah daripada harus ke Sydney. Namun apa daya, masih adanya urusan keluarga membuat gue harus merelakan kantong gue terbakar buat terbang ke Sydney.

Akhirnya setelah memastikan dapat tiket pertandingan + sesi open training lewat online, gue bookinglah tiket bolak-balik Jakarta - Sydney lebih dulu biar harganya bisa ditekan seminim mungkin. Gue putusin berangkat tangal 18 Juli malam dan pulang tanggal 21 dini hari. Jadi seengaknya hanya sewa hotel 1 malam (tgl 19). 

18 July
Pagi-pagi gue udah menyiapkan semua hal yang diperlukan selama disana. Gak lupa juga finansial disiapin matang-matang, soalnya ini pertama kalinya gue pergi sendiri ke luar negeri. Bisa-bisa gak pulang ntar. 


Sore datang dan berangkatlah gue dianter sepupu ke Soehat. Sampai disana gue langsung bergegas ke terminal 3. Setelah check-in dan cek kelengkapan, gue menunggu keberangkatan. Sekitar jam 10 akhirnya Garuda Indonesia ke Sydney pun take-off.


19 July
Setelah sekitar 7 jam mengudara, akhirnya gue mendarat di Sydney Airport sekitar jam 8an waktu setempat. 


Keluar dari airport gue langsung beli tiket kereta untuk ambil kereta ke daerah CBD dengan tiket seharga 15AUD. Perjalanan sebenarnya juga bisa pake bis, tapi kalo dihitung harganya gak jauh beda tapi waktu tempuh dan kenyamanan kereta lebih unggul.

Perjalanan kereta dari airport ke CBD cuma 15 menit, langsung gue jalan kaki sebentar sambil nyari hotel, rencana gue cari hotel cepet ya biar bisa nitip barang sebelum jalan2. Gue dapet hotel murah yang emang banyak di daerah CBD ini, namanya Sydney G’Day, gue dapat tarif 25AUD/malam. Angka yang lumayan buat hotel bintang 4. 

Masuk kamar hotel, gue langsung bongkar muatan. Dan sialnya gue lupa kalo kamera gue kemarin masih ada di mobil (oh, for God sake), jadinya gue cuma berbekal handphone buat mengabadikan momen gue nanti. Setelah naruh bawaan dan ngeluarin semua isinya, gue langsung berangkat ke stand di ANZ Stadium buat ambil tiket pertandingan besok dan latihan nanti malem.  

Karena perjalanan ke ANZ ngelewati icon Sydney yaitu Opera House, maka disempatkanlah gue untuk berfoto dan mengabadikan Opera House ini di pagi hari. 




Disepanjang jalan banyak seniman local yang menjajahkan kemampuannya. Salah satunya orang Aborigin ini, dia memainkan suling khas sana yang entah apa namanya, tapi bisa membuat gue terhanyut dalam lantunannya.

Local musician
My Ticket

Setelah mengambil tiket, gue langsung ke tourist service buat nanya jadwal sholat dan masjid terdekat. Soalnya bentar lagi waktunya sholat jumat. Akhirnya setelah diberitahu arahnya, sampailah gue di masjid Redfern. Masjid ini didirikan imigran dari turki, makanya banyak orang islam eropa di daerah ini. Usai sholat jumat, gue balik ke hotel buat siap-siap ke Allianz Stadium buat nonton open training session United di Sydney.

Redfern Mosque

Sekitar jam 7 gue berangkat ke stadion, meskipun gak jauh cuma butuh 15 menit tapi takutnya nanti bakal susah masuk. Latihan terbuka dimulai jam 9.30, dan sebelum itu gue menyempatkan ke store di dalam stadion buat buka puasa sekitar jam 8.12. Mengambil pepatah berbukalah dengan yang manis, akhirnya gue berbuka dengan pancake+cream ditemani chococino hangat.  


Selesai berbuka, gue keliling store dan menemukan United store dadakan disini. Dan tak lama kemudian, latihan terbuka dimulai.

Suasana di depan Allianz

Ready lads...

United "Terror"Sign

Usai open training, gue kembali ke Harbour Bridge buat menghabiskan malam pertama di Sydney. Berbekal satu buah Magnum strawberry and white, gue menikmati pemandangan sekitar dan terbawa dinginnya malam. Setelah puas, gue balik ke hotel dan istirahat.



Nb : karena kamera gue lupa kebawa, jadinya foto2 ini pada kotak2 hasil dari instagram hp lenovo gue selama disana

To be continue….